LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Kawasan komersial Mawatu di Labuan Bajo siap menyerap 70 persen tenaga kerja lokal.
Dari total 130 unit shophouse yang kini sudah 97 persen rampung, setiap unit diperkirakan akan mempekerjakan 4–5 orang. Belum termasuk Beach Club yang diproyeksikan menambah sekitar 50 karyawan.
Baca juga :LABAHO, Layanan Wisata Lengkap di Labuan Bajo
Direktur Mawatu, Heryanto, mengatakan pihaknya sudah berkomitmen dengan pemerintah daerah agar 70 persen tenaga kerja di kawasan itu berasal dari masyarakat lokal.
“Kami tidak berspekulasi tanah, tapi membeli, membangun, lalu membuka lapangan kerja. Pemda juga meminta agar sebagian besar pekerja direkrut dari warga setempat,” kata Heryanto, Sabtu (30/8/2025).
Baca juga :Tak Perlu ke Luar Kota, Labuan Bajo Kini Punya Bioskop Sendiri
Menurut dia, saat awal masuk ke Labuan Bajo, tenaga kerja lokal masih terbatas. Namun dalam dua tahun terakhir, banyak putra-putri NTT yang kembali dari Bali dan Jakarta untuk bekerja di daerah asal.
“Mereka sudah berpengalaman di sektor F&B, hospitality, dan lebih ramah dalam pelayanan,” katanya.
Selain tenaga kerja, Mawatu juga menyiapkan program tanggung jawab sosial. Beberapa program yang sudah dijalankan antara lain pembangunan lapangan di SD Batu Cermin, renovasi fasilitas gereja, hingga melibatkan UMKM lokal di acara groundbreaking. Dari total tenant, sekitar 47 unit disiapkan untuk usaha lokal, termasuk street bar dan F&B.
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.