Tahun 2026, Rp3,6 Triliun Disiapkan untuk Dongkrak UMKM Lokal di NTT

Bisnis, Pariwisata703 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan anggaran besar untuk mendorong kebangkitan ekonomi daerah. Sebanyak Rp3,6 triliun akan digelontorkan pada 2026 untuk mendukung pengusaha UMKM di seluruh NTT.

Hal itu disampaikan Gubernur NTT Melkiades Laka Lena dalam sambutannya pada perayaan HUT NTT ke-67 di Waterfront City Labuan Bajo, Manggarai Barat, Minggu (21/12).

Melkiades mengatakan, anggaran tersebut ditujukan untuk mengubah pola ekonomi masyarakat NTT yang selama ini cenderung konsumtif menjadi lebih produktif. Masyarakat didorong tidak hanya menjual hasil produksi mentah, tetapi mengolah dan mengemasnya agar memiliki nilai tambah.

Dalam sambutannya, Melkiades juga menegaskan agar UMKM tidak lagi disebut sebagai “pelaku”, melainkan pengusaha UMKM, sehingga benar-benar naik kelas dan menjadi kekuatan ekonomi daerah.


BACA JUGA :

– Waterfront City Labuan Bajo Jadi Pusat Perayaan HUT ke-67 NTT
– NTT Mart Resmi Hadir di Labuan Bajo, Gubernur: Bukan Sekadar Toko
– Event Besar di High Season Labuan Bajo Dinilai Belum Tepat Sasaran
– Surat Gembala Natal, Uskup Labuan Bajo Soroti Tantangan Pariwisata dan Ruang Hidup
– Meriahnya HUT NTT di Labuan Bajo, Hening Cipta untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh


“Sudah ada uang besar yang disiapkan. Tahun depan sekitar Rp3,6 triliun akan diguyur untuk membantu UMKM di seluruh NTT,” ujar Melkiades.

Dana tersebut akan disalurkan melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, KADIN, perbankan, hingga lembaga keuangan. Kolaborasi ini diharapkan membuat UMKM lebih siap berproduksi dan masuk pasar.

Melkiades juga menyinggung besarnya defisit perdagangan NTT yang mencapai Rp51 triliun, akibat ketergantungan pada barang dari luar daerah. Karena itu, anak muda didorong menjadi penggerak ekonomi dengan mulai memproduksi dan mengolah potensi lokal.

“Kalau dulu tanam, panen, lalu jual, sekarang tanam, panen, olah dulu, kemas dulu, baru dijual,” katanya.

Melalui dukungan anggaran tersebut, Melki berharap ekonomi NTT bisa tumbuh lebih mandiri dan memberi dampak langsung bagi masyarakat, termasuk di kawasan pariwisata seperti Labuan Bajo yang sangat bergantung pada produk dan jasa UMKM lokal.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.