Penutupan Pelayaran Kapal Wisata di Labuan Bajo Diperpanjang sampai 27 Januari

Pariwisata229 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Kondisi cuaca yang tidak bersahabat membuat penghentian operasional kapal wisata di wilayah perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali diperpanjang hingga 27 Januari 2026.

 
Sebelumnya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo telah memberlakukan penutupan pelayaran sejak 14 sampai 20 Januari.

Keputusan memperpanjang masa penutupan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap risiko gelombang laut yang tinggi di kawasan Taman Nasional Komodo dan perairan sekitarnya. 

Penetapan kebijakan pelayaran ini mengacu pada laporan dan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Benar (larangan pelayaran kapal wisata diperpanjang hingga 27 Januari),” kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto, dilansir Detik.com, Selasa (20/1/2026).


BACA JUGA :

– Meruorah Komodo Luncurkan Paket Wisata Darat An Elevated Landtrip Experience di Labuan Bajo
– Menpar Tetapkan Andhy Marpaung Pimpin BPOLBF sebagai Plt Dirut Ketiga
– Residivis Pencurian Motor dan Ponsel Dibekuk Aparat di Labuan Bajo
– Labuan Bajo Dibanjiri 500 Ribu Turis Sepanjang 2025, PAD Rp 2,3 Miliar
– Pantai Pede, Spot Favorit Buat Bersantai dan Selfie


Sebagai tindak lanjut, KSOP Labuan Bajo telah mengeluarkan maklumat pelayaran berisi imbauan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang ditujukan kepada para nakhoda kapal. Maklumat tersebut resmi ditandatangani oleh Stephanus pada hari ini.

Stephanus menyampaikan bahwa penghentian sementara aktivitas pelayaran kapal wisata didasarkan pada prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, serta hasil pemantauan langsung terhadap kondisi gelombang tinggi di perairan Taman Nasional Komodo dan sekitarnya.

“Maka pelayanan surat persetujuan berlayar untuk semua kapal wisata termasuk speedboat ditutup sementara tanggal 20-27 Januari atau sampai cuaca membaik kembali berdasarkan informasi dari BMKG,” imbuhnya.

Dengan adanya perpanjangan ini, total penutupan pelayaran kapal wisata di Labuan Bajo telah berlangsung lebih dari satu bulan sejak pertama kali diberlakukan pada 26 Desember 2025. 


Meski sempat dibuka selama tiga hari, yakni pada 9 hingga 11 Januari, pelayaran kembali dihentikan mulai 12 Januari.

Selama periode penutupan penuh tersebut, seluruh kapal wisata, baik kapal pinisi maupun kapal cepat (speedboat), tidak diperkenankan melakukan perjalanan menuju Taman Nasional Komodo maupun destinasi wisata lainnya di kawasan Labuan Bajo.

Cuaca ekstrem kembali menjadi penyebab diperpanjangnya larangan berlayar bagi kapal wisata di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga 27 Januari 2026.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.