DPRD Manggarai Barat Tinjau Ulang Empat Peraturan Daerah Strategis

Ragam92 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – DPRD Manggarai Barat mulai meninjau kembali sejumlah aturan daerah yang dinilai penting namun belum berjalan optimal di lapangan. 

Melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), lembaga legislatif tersebut melakukan penelaahan terhadap beberapa Perda sebagai langkah pembenahan tata kelola regulasi. 

Sepanjang Januari 2026, empat Perda telah masuk dalam agenda evaluasi awal.

Ketua Bapemperda DPRD Manggarai Barat, Kanisius Jehabut, menjelaskan bahwa proses ini bertujuan melihat sejauh mana aturan-aturan tersebut benar-benar efektif sekaligus memetakan kendala pelaksanaannya. 

“Kami fokus mengevaluasi Perda yang sudah ada. Tahun 2026 di bulan Januari ini Kkami sudah mengevaluasi 4 Perda,” ujar politisi Gerindra Manggarai Barat dari daerah pemilihan (Dapil) I, dilansir Labuan Bajo Voice, Rabu (4/2/2026).


BACA JUGA :
– Asita Desak Agen Wisata Ilegal di TN Komodo Segera Ditangkap
– Laundry 3 Jam Selesai? Excellent Laundry Membuktikannya!
– Kuota 1.000 Turis per Hari di TN Komodo Mulai Uji Coba
– TN Komodo Kembali Dibuka, Pelayaran Malam Tak Diizinkan
– Pelaku Wisata Labuan Bajo Kritik Kinerja Kemenpar


Empat regulasi yang dikaji mencakup Perda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Sistem Kepariwisataan Daerah, Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pemakaman Umum, serta Perda Nomor 3 Tahun 2024 mengenai Ketertiban Umum. 

Keempatnya dinilai berpengaruh besar terhadap pembangunan, ekonomi, dan pelayanan masyarakat, tetapi masih menemui hambatan dari sisi aturan, kelembagaan, maupun kondisi sosial.

Hasil penelaahan nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi sebagai bahan perbaikan kebijakan dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah. Di sisi lain, Bapemperda memastikan DPRD belum merancang regulasi baru pada tahun ini. 

“Sementara DPRD tidak mengusulkan Perda baru. 7 Ranperda itu termasuk Ranperda wajib: seperti Ranperda APBD,” tutur anggota DPRD Dapil I tersebut.

Tujuh Ranperda yang masuk program legislasi seluruhnya berasal dari usulan eksekutif, sebagian besar berkaitan dengan pengelolaan anggaran dan administrasi pemerintahan. 

Melalui evaluasi ini, DPRD berharap kualitas reminding aturan daerah semakin baik sehingga mampu menjawab kebutuhan warga sekaligus mendukung pembangunan Manggarai Barat secara berkelanjutan.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.