Peringati Hari Pers Nasional, 40 KK di Menjaga Terima Bantuan

Ragam56 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) mengadakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga di wilayah selatan Labuan Bajo. 

Sebanyak 40 kepala keluarga di Dusun Menjaga menerima paket kebutuhan pokok yang diserahkan langsung pada Minggu (8/2/2026).

Bantuan tersebut dikemas untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga. Isinya meliputi beras, telur, susu sachet, teh, mi instan, kopi, minyak goreng, dan gula. Khusus beras, total yang dibagikan mencapai sekitar 200 kilogram.

Ketua PWMB, Selo Jome, berharap bantuan tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Harapan kami agar bantuan ini bisa membantu meringankan bapa mama dalam pemenuhan kebutuhan di rumah masing-masing,” kata Selo, dilansir Kliklabuanbajo.id, Minggu (8/2/2026).

Kehadiran rombongan wartawan disambut hangat oleh pemerintah desa, perangkat dusun, serta masyarakat penerima manfaat yang sebagian besar merupakan kaum ibu. Kepala Desa Macang Tanggar Jamal mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan PWMB.


BACA JUGA :
– Rumah BUMN Labuan Bajo Gelar Pelatihan Mitigasi Kebakaran untuk UMKM
– Laundry 3 Jam Selesai? Excellent Laundry Membuktikannya!
– Polres Manggarai Barat Ungkap Distribusi Ilegal Solar Bersubsidi
– TN Komodo Kembali Dibuka, Pelayaran Malam Tak Diizinkan
– Sektor Pariwisata Dongkrak Investasi Manggarai Barat Hingga Rp 1,8 Triliun


“Kami berterima kasih atas inisiatif dari keluarga besar PWMB untuk hadir di tempat kami dan memberikan bantuan sosial. Bukan tentang besar atau kecilnya bantuan tetapi niat baiknya ini luar biasa. Kami sangat berterima kasih atas semuanya ini,” kata Jamal.

Setelah agenda penyerahan bantuan selesai, PWMB melanjutkan kegiatan internal organisasi yang berlangsung di Labuan Bajo sejak Minggu sore hingga Senin (9/2/2026).

Meski memiliki panorama alam berupa perbukitan dan pemandangan laut yang indah, kondisi infrastruktur menuju Dusun Menjaga masih menjadi tantangan.

Sejumlah ruas jalan tampak rusak, berbatu, bahkan ada yang belum diaspal, sehingga menyulitkan akses transportasi.

Kampung Mboeras menjadi salah satu wilayah dengan keterbatasan paling terasa. Kendaraan roda empat belum dapat masuk karena belum tersedia jalan yang memadai, sehingga warga hanya mengandalkan sepeda motor.

“Satu kilometer sebelum kampung itu belum ada akses jalan yang bisa dilewati mobil, hanya bisa dilewati sepeda motor,” kata Kepala Dusun Menjaga, Tohir.

Selain akses jalan, kampung yang dihuni sekitar 30 kepala keluarga tersebut juga belum tersentuh layanan listrik dari PLN. Warga pun berharap ada perhatian dari pemerintah agar kebutuhan dasar mereka segera terpenuhi.

“Semoga pihak terkait bisa memperhatikannya sehingga ruas jalan dan listrik PLN bisa dinikmati oleh warga di Kampung Mboeras,” kata Tohir.

Dari pusat Dusun Menjaga, perjalanan menuju Kampung Mboeras membutuhkan waktu sekitar satu jam dengan kondisi medan yang cukup menantang.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.