April 2026, Kunjungan ke TN Komodo Dibatasi 1.000 Orang per Hari

Pariwisata110 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Lonjakan jumlah wisatawan yang signifikan sepanjang 2025 mendorong Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menerapkan pembatasan kunjungan. 

Mulai April 2026, jumlah wisatawan yang diizinkan masuk ke kawasan taman nasional dibatasi maksimal 1.000 orang per hari, setelah melalui masa uji coba pada Januari hingga Maret.

Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga alias Hengki, memastikan kebijakan tersebut akan mulai diuji coba dalam waktu dekat sebelum diterapkan penuh.

“Uji coba Januari sampai Maret. April penerapannya,” kata Hengky, dilansir Labuan Bajo Terkini, Minggu (15/02/2026).

Kuota Berdasarkan Kajian 2018, Ada Batas Khusus Setiap Lokasi

Penetapan angka 1.000 pengunjung per hari bukan tanpa dasar. Koordinator Humas BTNK, Maria Rosdalima Panggur, menjelaskan bahwa kebijakan ini merujuk pada hasil kajian daya dukung kawasan yang dilakukan pada 2018.

Setiap titik wisata memiliki batas maksimal berbeda. Loh Liang dibatasi 250 orang per hari, Loh Buaya 150 orang, sementara Pulau Padar hanya 60 orang per hari.

Di kawasan perairan, pembatasan juga diberlakukan untuk kapal wisata. Karang Makassar maksimal 32 kapal per hari, Batu Bolong 8 kapal, sedangkan Siaba Besar dan Pulau Mawan masing-masing 20 kapal per hari.

Kunjungan 2025 Melonjak, Pulau Padar Sering Terlalu Padat

Maria mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Mei 2025 tercatat 122.534 kunjungan wisatawan. Bahkan pada Juli, angka kunjungan harian rata-rata mencapai 1.700 orang. Kondisi tersebut membuat Pulau Padar kerap melampaui kapasitas ideal 300 orang dalam satu waktu.


BACA JUGA :
– Kantor Desa Batu Cermin Senilai Rp1,1 Miliar dari Dana Pribadi Resmi Beroperasi
– Laundry 3 Jam Selesai? Excellent Laundry Membuktikannya!
– Turis Asal Kanada Ditemukan Meninggal di Hotel Labuan Bajo, Ini Kronologinya
– Kadis Parekrafbud Mabar Klarifikasi Surat Aturan Peliputan Usai Tuai Kritik
– Pelni Labuan Bajo Beri Diskon 30 Persen Tiket Mudik Lebaran 2026


“Dampaknya jelas: kepadatan jalur treking, gangguan habitat satwa, hingga kekosongan fasilitas di dermaga,” jelas Maria,di Labuan Bajo, Sabtu,(14/02).

Sosialisasi Sudah Dimulai Oktober, Ada Aturan Khusus di Batu Bolong

Sebagai langkah awal, BTNK telah melakukan sosialisasi dan simulasi kebijakan sejak Oktober 2025 kepada pelaku usaha wisata. Dalam penerapannya nanti, kuota 1.000 orang per hari akan dibagi menjadi tiga sesi melalui aplikasi SiOra, masing-masing sekitar 300 hingga 330 orang.

Khusus untuk aktivitas penyelaman di Batu Bolong, akan diberlakukan aturan pembatasan waktu yang disebut “20 minutes rules”.

“Setiap kelompok penyelam hanya boleh berada di lokasi selama 20 menit untuk menjaga ekosistem bawah laut,” paparnya.

Gahawisri Dukung Konservasi, Minta Kebijakan Lebih Adaptif

Ketua Gahawisri Labuan Bajo, Budi Widjaja, menyatakan dukungan terhadap upaya konservasi, namun menilai kebijakan tersebut perlu dirancang secara rasional dan adaptif terhadap kondisi di lapangan.

“Masalahnya bukan soal setuju atau tidak, melainkan apakah kebijakan dirancang secara rasional,” ujarnya, Minggu,(15/02).

Menurut Budi, konsep carrying capacity tidak bersifat statis dan perlu evaluasi berkala secara transparan. Jika kuota diterapkan tanpa mekanisme peninjauan yang jelas, angka tersebut berpotensi menjadi sekadar batas administratif.

Ia mencontohkan sistem pengelolaan di Galápagos yang menerapkan zonasi ketat disertai evaluasi rutin sebagai bagian dari pengendalian kunjungan wisata.

Budi menekankan bahwa konservasi dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seimbang. Sebagai destinasi prioritas nasional, Labuan Bajo membutuhkan kepastian kebijakan untuk menjamin keberlanjutan investasi jangka panjang.

Karena itu Ia mengusulkan penerapan adaptive carrying capacity serta mendorong keterbukaan data dan konsultasi bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kuota adalah alat untuk konservasi dan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.