Pelatih Valencia Sempat Keluhkan Kondisi KM Putri Sakinah

Ragam213 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Kasus tenggelamnya Kapal Motor (KM) Putri Sakinah di perairan Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, kembali terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Labuan Bajo, Selasa (31/3/2026). 

Insiden yang terjadi pada 26 Desember 2025 itu merenggut nyawa pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama tiga anaknya.

Dalam persidangan tersebut, istri korban, Andrea Ortuño Ripoll, memberikan kesaksian secara virtual dari Spanyol. Ia hadir melalui sambungan Zoom dengan didampingi penerjemah bahasa Spanyol di ruang sidang. 

Andrea menjadi salah satu saksi kunci yang mengungkap kondisi sebelum keberangkatan hingga momen sebelum kapal tenggelam.

Sebelum menaiki kapal, Andrea menyebut keluarganya sempat mempertanyakan kondisi KM Putri Sakinah yang dinilai tidak sesuai dengan foto promosi saat pemesanan melalui agen perjalanan Dafri Komodo Tour di Labuan Bajo. 

Meski demikian, mereka akhirnya tetap melanjutkan perjalanan karena meyakini aspek keselamatan kapal tetap terjaga.

“Beliau bilang ke travel agent-nya kok kapalnya keadaan sebenarnya lebih buruk daripada yang di foto,” kata Andrea melalui penerjemah, dilansir DetikBali, Selasa 31 Maret 2026.

Andrea menjelaskan bahwa keputusan untuk tetap berangkat didasari kepercayaan bahwa mesin kapal dan standar keselamatan masih dalam kondisi layak, meskipun secara visual kapal tampak kurang meyakinkan.

“Percaya walaupun kelihatan (kapal) tidak dalam kondisi yang baik, tetapi percaya untuk urusan keselamatan dan mesin itu optimal.”


BACA JUGA :


Perjalanan dimulai dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada sore hari. Rombongan sempat menikmati panorama matahari terbenam di Pulau Kalong sebelum melanjutkan pelayaran. 

Namun nahas, kapal yang mereka tumpangi tenggelam pada malam hari di sekitar Selat Pulau Padar.

Andrea juga mengungkapkan bahwa tidak ada penjelasan apa pun terkait prosedur keselamatan sebelum keberangkatan. Ia menyebut pihak kapal tidak memberikan pengarahan terkait penggunaan alat keselamatan maupun kondisi cuaca saat itu.

“Begitu mereka mulai embarkasi tidak ada penjelasan, rekomendasi atau informasi mengenai alat keselamatan. Tidak ada briefing mengenai keselamatan. Mereka tidak diberi tahu apa pun mengenai cuaca,”

Ia menambahkan bahwa kru kapal justru mendorong rombongan untuk segera berangkat dengan alasan mengejar jadwal kegiatan trekking di Pulau Padar pada keesokan harinya.

“Guide bilang mereka harus cepat-cepat, mereka harus sampai awal (di Pulau Padar) supaya melakukan trekking (pagi harinya),”

Selain itu, Andrea juga menyoroti penggunaan jaket pelampung yang dinilai tidak layak. Ia menyebut life jacket yang diberikan hanya digunakan saat perpindahan singkat dari pelabuhan menuju kapal menggunakan sekoci.

“Dipakaikan life jacket, tetapi life jacket tersebut kecil dan sepertinya sudah tidak dalam keadaan baik.”

Menurutnya, saat keluarga korban memprotes kondisi jaket pelampung tersebut, kru kapal menenangkan dengan alasan penggunaan hanya sebentar sehingga dianggap tidak menjadi masalah.

“Lokasi waktu pakai life jacket masih di dalam pelabuhan dan mereka dibilang waktu mereka protes katanya gak apa-apa hanya dua menit saja. Life jacket hanya dari pelabuhan ke kapal. Di kapal tidak ada pakai life jacket,”

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Putu Dima Indra itu turut menghadirkan dua terdakwa, yakni nakhoda kapal Lukman (56) dan Kepala Kamar Mesin Muhamad Alif Latifa N Djudje (22). 

Keduanya didakwa lalai dalam menjalankan tugas hingga menyebabkan hilangnya nyawa penumpang.

Selain Andrea, sejumlah saksi lain juga memberikan keterangan, di antaranya Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Patricia Christin Seran, Kepala KSOP Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto, pemilik kapal Nasrul Juje, pemandu wisata Valdus Hadur, koki kapal Muhammad Rifa’i alias Aing, serta Rahimullah yang bertugas sebagai pengemudi tender kapal cepat.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.