Ratusan Warga Demo di Labuan Bajo, Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Negara

Ragam831 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Aksi damai yang digelar ratusan warga di Labuan Bajo, Selasa (7/4) siang, menyoroti dugaan penguasaan tanah negara di wilayah Kerangan, Kelurahan Labuan Bajo.

Massa yang tergabung dalam Kelompok Peduli Tanah Negara dan Perdamaian mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menyampaikan tuntutan kepada sejumlah lembaga terkait.

Dalam aksi tersebut, warga meminta aparat penegak hukum hingga lembaga peradilan tidak mengabaikan persoalan yang mereka anggap berpotensi merugikan kepentingan negara. Mereka juga menyerahkan dokumen berisi sejumlah temuan yang menurut mereka perlu segera ditindaklanjuti.

Koordinator aksi, Florianus Surion atau yang dikenal sebagai Fery Adu, menjelaskan bahwa dugaan penguasaan lahan bermula dari temuan dokumen lama yang menyebutkan batas wilayah lahan pada bagian timur sebagai tanah negara. Dokumen tersebut tertanggal 10 Maret 1990 dan diperkuat dengan akta jual beli pada 2 Mei 1990.

Menurutnya, dari hasil penelusuran yang dilakukan kelompok tersebut, ditemukan pula adanya transaksi jual beli melalui akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang dibuat pada 29 Januari 2014 oleh notaris. Transaksi tersebut diduga berkaitan dengan lahan yang status awalnya merupakan milik negara.

“Kami melihat ada rangkaian kejadian yang mengarah pada penguasaan lahan yang diduga tidak sesuai dengan status aslinya. Bahkan ditemukan transaksi yang patut diduga berkaitan dengan aset negara,” kata Fery saat menyampaikan orasi di halaman kantor ATR/BPN Manggarai Barat.


BACA JUGA :


Selain dokumen transaksi, warga juga menyoroti penerbitan Gambar Ukur (GU) oleh pihak BPN atas nama Rosyina Yulti Mantuh dan Albertus Alviano Ganti. Keduanya diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan almarhum Nikolaus Naput dan almarhumah Beatrix Seran Nggebu.

Warga juga menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses hukum perdata yang pernah berlangsung sebelumnya. 

Putusan yang ada, menurut mereka, justru dianggap menguatkan penguasaan lahan oleh pihak tertentu, meskipun terdapat dugaan kuat bahwa lahan tersebut merupakan aset negara.

Di lapangan, warga mengklaim bahwa lokasi yang disengketakan telah dimanfaatkan oleh pihak tertentu. Mereka menyebut area tersebut telah dipagar dan dibangun berbagai fasilitas seperti pondok, konstruksi besi, hingga tempat parkir alat berat.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan permintaan tegas kepada beberapa instansi, termasuk Kejaksaan Negeri, BPN, dan Pengadilan Negeri Labuan Bajo. Mereka meminta agar langkah konkret segera diambil guna memastikan status lahan tersebut tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Kepada pihak kejaksaan, warga meminta agar dipasang tanda permanen bertuliskan “Tanah Negara” di lokasi yang dipersoalkan. Selain itu, mereka juga mendesak agar area tersebut dikosongkan dari pihak yang dinilai tidak berhak menguasainya.

Sementara kepada pihak BPN, massa berharap ada penegasan resmi terkait status lahan, termasuk melalui pemasangan plang atau spanduk sebagai bentuk kejelasan hukum di lapangan. Mereka juga meminta agar proses administrasi pertanahan dilakukan secara transparan.

Di sisi lain, warga juga berharap lembaga peradilan dapat lebih cermat dalam menangani perkara serupa. Mereka menilai penting bagi hakim untuk mempertimbangkan status hukum awal lahan agar tidak terjadi perubahan fungsi tanah negara menjadi kepemilikan pribadi.

“Kami berharap institusi negara benar-benar mengambil peran dalam menjaga aset milik negara. Tanah negara harus dilindungi karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tegas Fery di hadapan peserta aksi.

Setelah penyampaian aspirasi selesai, perwakilan warga menyerahkan dokumen tuntutan kepada instansi terkait. Mereka berharap persoalan ini dapat segera mendapatkan kejelasan hukum dan tidak berlarut-larut di kemudian hari.

Well, silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Follow Instagram LABUAN BAJO TODAY dan bergabung di Group WA untuk mendapatkan berita terbaru seputar Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Jangan tertinggal berita terupdate, tetap terhubung bersama LABUAN BAJO TODAY!