ASDP Optimalkan Lintasan Sape–Labuan Bajo Perkuat Akses Wisata dan Ekonomi

Ragam95 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Jalur penyeberangan Sape–Labuan Bajo terus diperkuat PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk menjaga konektivitas antara Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sekaligus mendukung sektor pariwisata, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.


Pelabuhan Sape menjadi salah satu simpul transportasi laut yang berperan menghubungkan mobilitas masyarakat, arus barang, hingga wisatawan menuju Labuan Bajo dan sejumlah destinasi unggulan di Pulau Flores.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan Pelabuhan Sape memiliki fungsi strategis yang tidak hanya mendukung transportasi antarpulau, tetapi juga membuka akses menuju berbagai pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan wisata.

“Pelabuhan Sape memiliki peran penting sebagai penghubung masyarakat, pelaku usaha, dan wisatawan menuju berbagai pusat pertumbuhan ekonomi maupun destinasi pariwisata unggulan,” ujar Heru, dikutip Kompas.com, Senin (13/7/2026).

“Melalui layanan penyeberangan yang andal, ASDP berkomitmen menghadirkan konektivitas yang mampu mendorong pemerataan ekonomi sekaligus membuka akses terhadap potensi daerah,” ujar Heru.

Labuan Bajo yang telah berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia turut menjadi salah satu kawasan yang memperoleh manfaat dari konektivitas tersebut melalui akses menuju Taman Nasional Komodo, Pulau Padar, Pink Beach, hingga Desa Wae Rebo.


BACA JUGA :


Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan ASDP juga berkontribusi dalam pengembangan kawasan pariwisata super prioritas melalui pembangunan Meruorah Komodo Labuan Bajo yang memperkuat ekosistem layanan wisata.

“Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan Sape–Labuan Bajo telah melayani sebanyak 12.903 penumpang dan 6.935 kendaraan,” kata Windy.

“Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan konektivitas masyarakat maupun wisatawan menuju kawasan Flores,” lanjut Windy.

Selain mendukung akses menuju Labuan Bajo, Pelabuhan Sape juga menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi di Bima yang ditopang sektor perdagangan, logistik, pariwisata, peternakan, dan perkebunan, dengan layanan lima lintasan strategis menggunakan empat armada, yakni KMP Cakalang, KMP Cucut, KMP Komodo, dan KMP Tongkol.


“Saat ini ASDP Cabang Sape melayani lima lintasan strategis dengan dukungan empat armada, yakni KMP Cakalang, KMP Cucut, KMP Komodo, dan KMP Tongkol,” ujarnya.

“Melalui layanan yang semakin andal, ASDP berharap dapat terus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, memperkuat distribusi logistik, serta membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat,” tutup Windy.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.