Rumah dan Tiga Lapak Usaha di Ruteng Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Ragam151 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, RUTENG – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan tiga lapak usaha di Jalan Soekarno, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 02.30 WITA.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta.

Peristiwa kebakaran terjadi di samping Swalayan Nirwana Cewonikit dan menghanguskan satu unit rumah milik Yohanes Joni Garus (50), satu lapak sayur, satu tempat penggilingan kopi, serta satu bengkel tambal ban yang berada di lokasi yang sama.

Rumah yang terbakar diketahui milik Yohanes Joni Garus, seorang pegawai Instalasi PLN yang berdomisili di Kampung Rambu, Kelurahan Pau. Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah tidak berada di tempat karena sedang menghadiri acara keluarga di Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Yohanes Joni Garus meninggalkan rumahnya pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Bangunan semi permanen yang berada di samping rumah digunakan sebagai tempat usaha milik beberapa warga.

Lapak usaha yang turut terbakar masing-masing merupakan lapak sayur milik Klaudia Sarida Renu (44), tempat penggilingan kopi milik Remigius Jangkur (53), serta bengkel tambal ban milik Imanuel B. Palembang (29).


BACA JUGA :


Salah seorang saksi, Afriliane Amparda Santal (18), mengaku telah membuka lapak sembako miliknya sejak pukul 06.30 WITA. Sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 21.00 WITA, ia memastikan seluruh aliran listrik di lapaknya dalam kondisi mati.

“Semua aliran listrik sudah dimatikan sebelum saya pulang ke rumah di Lempe,” ujar Afriliane dilansir dari oke flores (18/7/2026)

Beberapa jam setelahnya, kobaran api muncul dan dengan cepat membakar bangunan rumah serta deretan lapak usaha yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Saksi lainnya, Ino Jemadu (42), mengatakan dirinya terbangun setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan dan bunyi tiang listrik yang dipukul berulang kali sebagai tanda bahaya kebakaran.

“Saat keluar rumah, api sudah berkobar besar dan melalap bangunan yang ada di lokasi,” ungkap Ino dalam keterangannya kepada petugas.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya pemadaman sulit dilakukan sebelum petugas tiba di lokasi kejadian.

Mendapat laporan dari masyarakat, Babinsa Koramil 1612-01 Ruteng Sertu Harul Anwar bersama personel Polres Manggarai, petugas piket fungsi, serta Unit Identifikasi yang dipimpin IPDA Dwi Santoso langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui tim pemadam kebakaran mengerahkan satu unit mobil pemadam untuk mengatasi kebakaran. Setelah melakukan pemadaman selama lebih dari satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.10 WITA.

Berdasarkan informasi awal dari saksi dan warga sekitar, salah satu lapak yang terbakar diketahui juga menjual bensin eceran. Keberadaan bahan bakar tersebut diduga mempercepat penyebaran api ke bangunan lainnya.


Sementara itu, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting arus listrik sebagai penyebab kebakaran. Petugas menduga instalasi listrik pada salah satu lapak usaha tidak memenuhi standar keamanan sehingga memicu hubungan arus pendek yang menimbulkan percikan api.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama kebakaran dan mengumpulkan keterangan tambahan dari para saksi.

Dalam insiden ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, seluruh bangunan beserta isinya, termasuk perabot rumah tangga, perlengkapan usaha, dan sejumlah dokumen penting milik korban dilaporkan hangus terbakar.

Hingga Sabtu pagi, aparat masih melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami para korban. Estimasi sementara menunjukkan total kerugian material mencapai sekitar Rp150 juta dan masih berpotensi berubah setelah proses pendataan selesai.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *