Persiapan PON 2028 Jadi Fokus Pembahasan Infrastruktur di Labuan Bajo 

Event, Ragam66 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR  – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan DKI Jakarta.


Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma saat menghadiri pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di Kantor Bupati Manggarai Barat, Rabu (22/7/2026).

Pertemuan dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses, didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw, serta dihadiri anggota Komisi V DPR RI, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, jajaran pemerintah daerah, dan sejumlah kementerian serta lembaga mitra kerja Komisi V DPR RI.

Dalam kesempatan tersebut, Johni Asadoma menilai penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, pelaksanaan pesta olahraga nasional memerlukan dukungan sarana yang memadai, mulai dari venue pertandingan, stadion, akses transportasi, hingga berbagai fasilitas penunjang yang memenuhi standar nasional maupun internasional.

“Besar harapan kami, diskusi dan pendalaman pada sore hari ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan, penganggaran, dan program kerja konkret yang berpihak pada percepatan pembangunan Nusa Tenggara Timur,” ujar Johni Asadoma, dikutip RakyatNTT.id, Rabu (22/7/2026).


BACA JUGA :


Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi NTT siap memperkuat kolaborasi dengan kementerian dan lembaga mitra Komisi V DPR RI dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan merata.

“Kami siap bekerja sama secara kolaboratif dengan seluruh kementerian dan lembaga mitra kerja Komisi V demi terwujudnya infrastruktur yang handal dan berkeadilan,” tambahnya.

Selain membahas kesiapan PON 2028, forum tersebut juga membicarakan pembangunan infrastruktur strategis di sektor transportasi, sumber daya air, permukiman, serta peningkatan konektivitas antarwilayah di Nusa Tenggara Timur.

Pertemuan itu turut dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Desa, Kementerian Transmigrasi, BMKG, Basarnas, PT ASDP Indonesia Ferry, dan PT Pelindo.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan pihaknya juga memberikan perhatian terhadap keselamatan transportasi laut, khususnya di kawasan wisata Labuan Bajo yang beberapa kali mengalami kecelakaan kapal wisata.


“Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas melalui penguatan pengawasan terhadap kelaikan kapal, pemeriksaan mesin dan struktur kapal, kelengkapan alat keselamatan, keakuratan manifest digital, serta peningkatan kompetensi nahkoda dan anak buah kapal dalam penanganan keadaan darurat,” tegasnya.

Menanggapi pembahasan tersebut, Johni Asadoma mengusulkan rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang melibatkan Komisi V DPR RI, Pemerintah Provinsi NTT, NTB, dan DKI Jakarta agar seluruh tahapan persiapan PON XXII Tahun 2028 dapat dipantau secara berkala.

Di akhir pertemuan, Johni menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Manggarai Barat, sementara Andi Iwan Darmawan Aras memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dibahas lebih lanjut sebagai bahan tindak lanjut pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin