Pelayaran Kapal Wisata Labuan Bajo Masih Dihentikan hingga 29 Januari

Pariwisata41 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Penutupan operasional kapal wisata di Labuan Bajo kembali diperpanjang hingga 29 Januari 2026. Kebijakan ini diambil karena kondisi cuaca di perairan setempat masih berisiko, terutama angin kencang dan gelombang tinggi.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Perpanjangan tersebut mengacu pada prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang yang menunjukkan kondisi laut belum aman untuk aktivitas pelayaran wisata.

“Betul. Penutupan pelayaran kapal wisata diperpanjang hingga 29 Januari 2026). Prakiraan cuaca BMKG masih belum memungkinkan,” kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, dilansir Detik.com, Senin (26/1/2026) malam.

Selama masa penutupan, KSOP Labuan Bajo tidak melayani penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk seluruh kapal wisata, termasuk speedboat.


BACA JUGA :

– Dari Labuan Bajo ke Pasar Nasional, Sambal Ncara Kian Diminati
– SK Pengelolaan Gerai NTT Mart Mabar Resmi Diterbitkan
– Manggarai Barat Bentuk Satgas untuk Tingkatkan PAD, Kajari Memimpin
– Tiga Event NTT Masuk 125 KEN 2026, Festival Golo Koe Kembali Raih Top 10 Nasional
– Pencabutan 10 Plang Lahan di Labuan Bajo Diduga Terkait Mafia Tanah


“Pelayanan SPB untuk kapal wisata, termasuk speedboat, ditutup sementara tanggal 27-29 Januari 2026 atau sampai cuaca membaik kembali berdasarkan informasi dari BMKG,” ujar Stephanus.

Larangan berlayar ini juga didasarkan pada hasil pemantauan langsung kondisi gelombang di kawasan Taman Nasional Komodo dan sekitarnya. Seluruh kapal wisata, baik pinisi maupun kapal cepat, dilarang beroperasi ke destinasi wisata selama periode tersebut.

Wisata TN Komodo Ikut Ditutup

Penutupan pelayaran berdampak langsung pada aktivitas wisata di Taman Nasional Komodo. Pihak balai taman nasional memastikan seluruh layanan kunjungan dihentikan sementara.

“100 persen pengunjung ke TNK itu pakai kapal wisata,” kata Hengki, sapaan Hendrikus.

Diketahui, penutupan ini telah berlangsung lebih dari satu bulan sejak 26 Desember 2025. Meski sempat dibuka selama tiga hari pada 9–11 Januari, pelayaran kembali dihentikan mulai 12 Januari dan terus diperpanjang hingga 29 Januari 2026.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *