LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR ā Musim kawin komodo yang berlangsung di Taman Nasional Komodo sejak Juni dan biasanya berakhir pada Agustus atau September menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Bowo, salah satu ranger di Pulau Komodo, mengatakan pada musim ini komodo jantan sering terlihat saling berkelahi untuk memperebutkan betina.
āKomodo jantan berebut pasangan. Sering terlihat berkelahi satu sama lain,ā kata Bowo saat dikonfirmasi, Minggu (20/7/2025) sore.
Baca juga :1.455 WNA Dipantau Masuk TNK Lewat Operasi Wira Waspada
Setelah proses kawin selesai, komodo betina akan mulai bersarang. Biasanya mereka menggali lubang di tanah sedalam dua setengah meter untuk meletakkan telur.
āItu ditandai dengan aktivitas menggali dan meletakkan telur di dalam lubang sarang hingga kedalaman 2,5 meter,ā jelasnya.
Setelah bertelur, komodo betina akan tetap berada di sekitar sarang hingga Desember. Mereka jarang berpindah tempat.
Baca juga :Wisatawan Nikmati TN Komodo Bareng Kapal WP 02
āLebih banyak berbaring menjaga sarang sampai telur menetas,ā tambah Bowo.
Sementara itu, Kristop, pemandu wisata dari agen travel Labuan Bajo Holiday (LABAHO), mengatakan jika komodo sulit ditemukan di Pulau Komodo karena sedang bersarang, wisatawan bisa diarahkan ke Pulau Rinca.
āKalau komodonya tidak terlihat di Komodo, kami arahkan tamu ke Rinca. Di sana komodo masih sering terlihat, dan jalurnya juga lebih singkat,ā ujar Kristop, Senin (21/7/2025).
Menurutnya, musim kawin justru jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melihat langsung perilaku alami komodo.
āKadang kami temukan komodo jantan saling kejar. Itu jadi pengalaman langka buat wisatawan,ā tutupnya.
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.
















