Musim Pari Manta di Labuan Bajo, Begini Penjelasan Pemandu Wisata

Pariwisata895 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR— Pari manta menjadi salah satu alasan utama wisatawan datang ke Labuan Bajo. Namun, banyak yang masih bertanya-tanya, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk melihat ikan besar yang anggun ini?


Menurut Kristop, pemandu wisata dari agen travel Labuan Bajo Holiday (LABAHO), pari manta bisa ditemukan hampir sepanjang tahun di perairan Komodo.

“Hanya saja, ada dua periode ketika peluang bertemu mereka lebih besar, yaitu saat laut sedang kaya plankton makanan utama pari manta,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Kristop menjelaskan, waktu terbaik untuk menyaksikan pari manta biasanya terjadi pada dua musim.

Desember hingga Maret, ketika musim hujan datang dan laut dipenuhi nutrisi dari plankton. Cuaca memang agak lembab, namun di periode ini pari manta sering terlihat di permukaan.


BACA JUGA :
– Lima Contoh Investasi Properti Menjanjikan di Labuan Bajo
– Jelajah Pulau Sumba 4 Hari 3 Malam bersama LABAHO
– Mawatu Labuan Bajo Diserbu 70 Ribu Pengunjung Dalam Sebulan 
– Uni Emirat Arab Siapkan US$5 Juta untuk Kembangkan Pariwisata Pulau Komodo
– Tips Hemat Nikmati Open Trip ke Wae Rebo


Sementara September hingga November merupakan masa peralihan dari musim kering ke musim hujan. Pada waktu ini suhu laut lebih hangat dan jumlah plankton meningkat, membuat peluang bertemu pari manta kembali tinggi.

“Kedua periode itu bisa dibilang waktu emas untuk snorkeling atau diving di Manta Point Komodo,” kata Kristop. “Di luar bulan-bulan itu, pari manta tetap bisa dilihat, tapi jumlahnya tidak sebanyak di musim puncak.”

Ia menambahkan, selama Desember–Maret arus laut di kawasan Taman Nasional Komodo biasanya lebih kuat dan ombaknya cenderung besar. Namun, kondisi ini justru membuat plankton melimpah sehingga pari manta sering muncul di permukaan.

Meski jarak pandang di bawah air sedikit berkurang, pengalaman melihat pari manta dari dekat tetap menjadi momen istimewa bagi banyak wisatawan.


BACA JUGA :

– Taksi London Tampilkan Pesona Pulau Kelor Labuan Bajo
– Jelajah Pulau Sumba 4 Hari 3 Malam bersama LABAHO
– Tarif Sewa Motor dan Mobil Terbaru 2025 di Labuan Bajo
– Rudi Sembiring Meliala, Sosok Visioner Penggerak Bisnis Modern Indonesia
– Open Trip Nuca Molas, Jelajah Spot Mirip Jurassic Park di NTT


Sebaliknya, pada periode September–November, laut cenderung tenang dan jernih. Arusnya tidak sekuat musim hujan, sehingga lebih nyaman bagi wisatawan pemula yang baru mencoba snorkeling atau diving.

“Kalau bulan-bulan itu lautnya tenang dan airnya jernih. Banyak tamu kami pilih datang di waktu itu,” ujar Kristop.

Salah satu lokasi terbaik untuk melihat pari manta adalah Manta Point, yang terletak di kawasan Taman Nasional Komodo, sekitar satu jam perjalanan kapal dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Tempat ini dikenal karena arus lautnya membawa banyak plankton, membuat pari manta sering berkumpul di area tersebut. Di sini juga terdapat “cleaning station”, tempat ikan-ikan kecil membersihkan tubuh pari manta dari parasit.


“Kalau beruntung, wisatawan bisa melihat beberapa ekor pari manta berenang bersama di permukaan. Snorkeling saja sudah bisa kelihatan jelas,” katanya.

Kristop menyebut, baik musim hujan maupun musim kering tetap memberikan peluang besar untuk melihat pari manta di habitat alaminya. Tinggal pilih, ingin merasakan tantangan ombak di musim hujan atau menikmati laut yang tenang di musim peralihan.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *