Labuan Bajo Kelola 57% dari 147 Ton Sampah per Hari Menuju Target Bersih Hijau

Ragam109 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, mencatat timbulan sampah mencapai 147,31 ton per hari pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuhnya, tepatnya 57,16 persen, berhasil dikelola dengan baik.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertanahan Manggarai Barat, Vinsensius Gande, menjelaskan kepada Labuan Bajo Terkini bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan sarana memadai untuk pengelolaan sampah. 

Fasilitas tersebut meliputi 10 dump truck, 7 arm roll roda enam (dengan satu compactor truck rusak), serta 13 motor roda tiga untuk menjangkau wilayah sulit.

Di TPA Warloka, tersedia landfill, excavator, hanggar alat berat, dua incinerator, dan peralatan berat lainnya. Selain itu, pemerintah membangun 12 TPS dan 3 TPS3R di lokasi strategis, termasuk pasar, pelabuhan, bandara, PDU Labuan Bajo, IWP Wae Kelambu, dan KSU Sampah Komodo.


BACA JUGA :

– Dari Labuan Bajo ke Pasar Nasional, Sambal Ncara Kian Diminati
– SK Pengelolaan Gerai NTT Mart Mabar Resmi Diterbitkan
– Manggarai Barat Bentuk Satgas untuk Tingkatkan PAD, Kajari Memimpin
– Tiga Event NTT Masuk 125 KEN 2026, Festival Golo Koe Kembali Raih Top 10 Nasional
– Pencabutan 10 Plang Lahan di Labuan Bajo Diduga Terkait Mafia Tanah


Analisis terbaru menunjukkan rumah tangga menjadi penyumbang sampah terbesar sebesar 45 persen, diikuti sektor komersial 25 persen, dan pariwisata 15 persen. Dari sisi jenis, sampah organik mendominasi 55 persen (sekitar 80,81 ton per hari), disusul plastik 25 persen (36,37 ton per hari).

Untuk meningkatkan efisiensi, pada tahun 2025 pemerintah akan mengevaluasi sistem retribusi sampah bagi hotel, dari perkiraan ke pengukuran langsung. 

Tarif hotel ditetapkan Rp980.000 per kubik sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2023, sedangkan rumah tangga dihitung berdasarkan meteran listrik dengan tarif mulai Rp3.000 hingga Rp49.000 per bulan.

“Visi kita adalah menjadikan Kabupaten Manggarai Barat sebagai daerah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” ujar Vinsensius, menambahkan pemerintah akan terus meningkatkan sistem pengelolaan, edukasi masyarakat, serta fasilitas pendukung.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *