Kesiapan Angkutan Lebaran, Kemenhub Periksa Kelaikan Kapal di Labuan Bajo

Pariwisata, Ragam113 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Menjelang pelaksanaan Angkutan Lebaran Tahun 2026, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan langkah pengawasan keselamatan pelayaran. 

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Salah satunya dengan menggelar uji petik kelaiklautan kapal serta pemeriksaan kesiapan sarana angkutan laut di Labuan Bajo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Perkapalan dan Kepelautan pada tanggal 28 sampai 30 Januari 2026, dengan lokasi pemeriksaan berada di wilayah kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut, Samsuddin, menjelaskan bahwa pemeriksaan difokuskan pada kapal-kapal yang akan melayani arus mudik dan balik Lebaran, baik kapal penumpang, kapal penyeberangan, maupun kapal wisata.

“Uji petik dan pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa kapal penumpang, kapal penyeberangan dan kapal wisata yang akan melayani Angkutan Lebaran, di antaranya Kapal KM Binaiya milik PT Pelni (Persero), KMP Cakalang milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), KM Dharma Rucitra VII milik Kapal PT Dharma Lautan Utama, kapal wisata Adishree serta kapal kecepatan tinggi (HSC type C),” kata Samsuddin dalam keterangan resmi, dilansir KOMPAS.com, Senin (2/2/2026).


BACA JUGA :

– Donor Darah Warnai HUT ke-54 Basarnas di Labuan Bajo, 56 Kantong Terkumpul
– KSOP Perpanjang Penutupan Kapal Wisata di Labuan Bajo sampai 4 Februari
– Diduga Sopir Mabuk, Innova Hantam Truk Sampah di Labuan Bajo
– Polisi Limpahkan Berkas Kasus KM Putri Sakinah ke Kejaksaan
– Realisasi Pajak Hotel dan Restoran Manggarai Barat Capai Rp 127,5 Miliar


Pelaksanaan uji petik ini dilakukan secara terpadu oleh Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan bersama pihak terkait. Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 1 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Lebaran Tahun 2026.

Kapal-kapal yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi berbagai jenis armada laut, mulai dari kapal penumpang reguler, kapal penyeberangan, hingga kapal wisata yang beroperasi di kawasan destinasi.

Armada yang diperiksa antara lain KM Binaiya milik PT Pelni (Persero), KMP Cakalang milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), KM Dharma Rucitra VII milik PT Dharma Lautan Utama, kapal wisata Adishree, serta kapal cepat berjenis HSC type C.

Proses pemeriksaan dilakukan secara komprehensif, mencakup pengecekan dokumen kelaiklautan kapal, kondisi fisik kapal, ketersediaan alat keselamatan jiwa, sistem navigasi, perlengkapan darurat, hingga penerapan sistem manajemen keselamatan pelayaran sesuai regulasi yang berlaku.

“Uji petik ini merupakan langkah preventif yang strategis untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran tetap terjaga. Selain itu, memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, khususnya di daerah wisata seperti Labuan Bajo,” lanjut dia.

Selain melibatkan tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, kegiatan ini juga didukung oleh Marine Inspector KSOP Kelas III Labuan Bajo serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). 

Seluruh unsur tersebut secara bersama-sama melakukan pemeriksaan teknis dan klasifikasi kapal guna memastikan seluruh armada berada dalam kondisi laik laut dan siap melayani Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026.

“Diharapkan seluruh operator kapal dapat mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran dan meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, selamat, tertib, dan lancar,” tegas Samsuddin.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *