Kuota 1.000 Turis per Hari di TN Komodo Mulai Uji Coba

Pariwisata63 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) resmi memulai tahap percobaan pembatasan jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Dalam skema ini, kapasitas kunjungan ditetapkan maksimal 1.000 orang setiap harinya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Periode uji coba berlangsung sampai Maret 2026 dan setelah itu aturan akan diberlakukan secara penuh mulai April. Sebenarnya program ini direncanakan berjalan sejak Januari, namun pelaksanaannya tertunda karena aktivitas pelayaran wisata sempat dihentikan pada awal tahun.

“BTNK mulai memberlakukan pengaturan kunjungan wisata melalui sistem kuota kunjungan di seluruh objek daya tarik wisata alam (ODTWA) TN Komodo serta penerapan timed entry (sesi waktu kunjungan) pada ODTWA Padar Selatan,” kata Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga, dilansir Detikbali, Kamis (5/2/2026).

“Pemberlakuan kebijakan tersebut diawali dengan tahap uji coba pada periode Januari sampai dengan Maret 2026,” imbuh pria yang disapa Hengki ini.

Ia menjelaskan, seluruh wisatawan maupun pelaku usaha wajib memesan kunjungan melalui aplikasi SiOra sebelum masuk kawasan. Pendaftaran dilakukan paling lambat sehari sebelumnya, disesuaikan dengan sisa kuota.

Secara keseluruhan, jatah kunjungan ditetapkan 365 ribu orang per tahun atau 1.000 orang per hari. Khusus Padar Selatan, diterapkan sistem sesi waktu (timed entry) yang dibagi tiga periode, masing-masing maksimal 330 orang: pagi, siang, dan sore.


BACA JUGA :
– Asita Desak Agen Wisata Ilegal di TN Komodo Segera Ditangkap
– Laundry 3 Jam Selesai? Excellent Laundry Membuktikannya!
– Kapal Wisata Ditutup, Sejumlah Destinasi Darat Labuan Bajo Tetap Beroperasi
– TN Komodo Kembali Dibuka, Pelayaran Malam Tak Diizinkan
– Pelaku Wisata Labuan Bajo Kritik Kinerja Kemenpar


“Apabila kuota harian atau sesi waktu telah terpenuhi, maka reservasi pada pilihan tersebut tidak dapat dilakukan,” tegas Hengki.

Melalui fitur “Komodo Reservation” di SiOra, pengunjung cukup memilih tanggal, mengecek ketersediaan kuota, mengisi jumlah orang, lalu menentukan destinasi dan sesi waktu bila menuju Padar Selatan.

Wisatawan mancanegara yang kesulitan mengakses aplikasi dapat memesan lewat agen perjalanan atau operator tur lokal, atau melakukan pembayaran secara mandiri.

“Dengan ketentuan yang akan disampaikan secara terpisah dari pengumuman ini,” jelas Hengki.

Sebelumnya, Koordinator Kerja Sama Humas dan Pelayanan BTNK, Maria Rosdalima Panggur, menyebut angka 1.000 orang per hari mengacu pada kajian daya dukung kawasan yang dilakukan pada 2018. Lonjakan kunjungan dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi pertimbangan utama.

Pada 2024, total kunjungan tercatat lebih dari 340 ribu wisatawan. Namun, sebarannya tidak merata. Saat musim ramai, khususnya Juni hingga September, jumlah pengunjung bisa melonjak tajam, bahkan tembus 1.700 orang per hari.

“Peak season sebagian besar kunjungan ke Pulau Padar dan cuma di hari-hari tertentu. Kita intervensi di situ, kita berharap supaya kunjungan merata di semua hari bukan hari tertentu,” kata Maria seusai sosialisasi rencana penerapan kuota kunjungan wisatawan ke TNK kepada pelaku usaha wisata di Labuan Bajo, Senin (6/10/2025).

“Sebelumnya, Juni, 1.755 orang per hari di Padar, di hari lain mungkin 400-an, normalnya 800-1.200. Tetapi ada hari-hari tertentu lebih dari 1.500. Kalau sudah 1.200 ke atas itu sudah menumpuk,” imbuh Maria.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *