Labuan Bajo Kembali Ramai, 357 Kapal Wisata Kantongi Izin Berlayar

Pariwisata41 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Sektor wisata laut di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, mulai kembali menggeliat setelah sempat terhenti akibat cuaca ekstrem. 

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Aktivitas pelayaran yang dibuka lagi sejak 4 Februari 2026 langsung mendorong pergerakan kapal wisata. KSOP Kelas III Labuan Bajo tercatat telah menerbitkan 357 Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Beroperasinya kembali Taman Nasional Komodo, yang sebelumnya ditutup sejak akhir 2025, menjadi momentum penting kebangkitan pariwisata. Kegiatan jelajah pulau dan wisata bawah laut kini berjalan normal.

“Kini aktivitas island hoping, diving, dan snorkeling sudah beroperasi normal. Dukungan peningkatan infrastruktur serta promosi sebagai destinasi super prioritas menjadi daya dorong utama pemulihan ini,” kata Kepala KSOP Labuan Bajo Stefanus Risdiyanto, dilansir Labuan Bajo Terkini, Senin (9/02/2026) petang.


BACA JUGA :
– Pantai Gorontalo Dipenuhi Sampah, Pemda Kerahkan Alat Berat
– Laundry 3 Jam Selesai? Excellent Laundry Membuktikannya!
– Perumda Bidadari Siapkan Layanan Air Bersih, Tokoh Papagarang Beri Dukungan
– Peringati Hari Pers Nasional, 40 KK di Menjaga Terima Bantuan
– Sektor Pariwisata Dongkrak Investasi Manggarai Barat Hingga Rp 1,8 Triliun


Keselamatan Tetap Diutamakan

Pelaku usaha wisata menilai pembukaan pelayaran tetap mengedepankan faktor keamanan. Ketua Gahawisri Labuan Bajo, Budi Widjaja, mengapresiasi kolaborasi BMKG dan KSOP yang memastikan operasional berjalan dengan standar keselamatan ketat.

“Kami sangat bersyukur karena pelaku industri bisa kembali mencari nafkah. Protokol keselamatan yang diterapkan memberikan kepercayaan bagi semua pihak,” ujar Budi.

KSOP mewajibkan setiap kapal dalam kondisi laik laut dan melarang pelayaran saat cuaca buruk, terutama pada malam hari di sejumlah titik rawan. 

Awak kapal juga harus memberikan safety briefing, menyiapkan perlengkapan keselamatan, berhati-hati saat bernavigasi, serta segera melapor ke KSOP atau Basarnas jika terjadi keadaan darurat. Evaluasi sistem keamanan pelayaran pun terus dilakukan.

Taman Nasional Komodo tetap menjadi pusat kunjungan, terutama Pulau Komodo, Rinca, dan Padar. Destinasi populer seperti Manta Point, Goa Rangko, dan Batu Cermin kembali ramai. 

Arus wisatawan turut terdorong oleh penerbangan internasional langsung dari Malaysia dan Singapura.

Di sisi lain, pemerintah daerah memperluas pengembangan desa wisata agar manfaat ekonomi dirasakan masyarakat. 

Sejumlah wilayah seperti Liang Ndara, Wae Lolos, Pantai Mberenang, serta kawasan sekitar Goa Rangko, Batu Cermin, dan Cunca Wulang disiapkan sebagai alternatif tujuan wisata baru.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *