Polres Manggarai Barat Evakuasi Ibu Hamil Kembar dari Pulau Papagarang

Ragam715 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Seorang ibu hamil kembar asal Pulau Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dievakuasi menuju fasilitas kesehatan di Labuan Bajo pada Rabu pagi, 11 Maret 2026. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan Polres Manggarai Barat menggunakan speedboat di tengah cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Selat Pungu.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Perempuan bernama Yuliani (37) tersebut harus segera dirujuk karena kondisi kehamilannya membutuhkan penanganan medis yang tidak tersedia di wilayah kepulauan tempat ia tinggal.

Informasi mengenai kondisi darurat itu pertama kali disampaikan oleh Kepala Desa Papagarang, H. Abdullah, kepada pihak kepolisian sekitar pukul 09.30 WITA. Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Manggarai Barat langsung menyiapkan tim evakuasi menggunakan Speedboat Walet 05.

Tim evakuasi dipimpin oleh KBO Satpolairud Polres Manggarai Barat, IPDA Henro Manurung. Ia mengatakan keputusan bergerak cepat diambil karena kondisi ibu dan janin dinilai berisiko tinggi apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis.

“Begitu menerima laporan dari kepala desa, kami langsung bergerak. Kondisi ibu hamil kembar cukup riskan jika tidak segera mendapat penanganan medis dari tenaga ahli.”

Perjalanan menuju titik penjemputan tidak berjalan mudah. Speedboat yang membawa tim harus menembus angin kencang dan gelombang tinggi saat melintasi perairan Selat Pungu.


BACA JUGA :


Sekitar pukul 10.10 WITA, tim akhirnya menemukan perahu ketinting yang membawa Yuliani dari Pulau Papagarang. Proses pemindahan pasien dari perahu kecil ke speedboat dilakukan dengan sangat hati-hati karena kondisi laut yang terus bergelombang.

“Cuaca memang sedang ekstrem, gelombang cukup tinggi menghantam lambung kapal. Namun keselamatan pasien menjadi prioritas utama. Di tengah laut seperti ini setiap detik sangat berharga.”

Setelah pasien berhasil dipindahkan ke speedboat, tim langsung bergerak menuju Labuan Bajo. Sepanjang perjalanan, personel dari Satpolairud, Sat Pam Obvit, serta masyarakat yang turut membantu terus menjaga koordinasi demi memastikan keselamatan pasien hingga tiba di daratan.

Sekitar pukul 10.30 WITA, Speedboat Walet 05 akhirnya bersandar di Dermaga Marina Labuan Bajo. Di lokasi tersebut telah menunggu ambulans dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Manggarai Barat yang segera membawa pasien menuju RSUD Pratama Komodo Labuan Bajo.

Bidan Rahmi yang mendampingi pasien sejak dari desa menjelaskan bahwa keputusan rujukan harus dilakukan secepat mungkin karena kehamilan bayi kembar memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan kehamilan tunggal.

“Rujukan ini memang harus segera dilakukan karena risiko persalinan bayi kembar cukup tinggi. Kami sangat terbantu dengan gerak cepat tim Polres Manggarai Barat.”

Ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Desa Papagarang, H. Abdullah, atas respons cepat aparat kepolisian yang membantu proses evakuasi warganya dari wilayah kepulauan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Manggarai Barat dan Speedboat Walet 05. Kondisi ibu Yuliani memang memerlukan penanganan khusus, dan bantuan ini sangat membantu kami yang berada di pulau.”

Saat ini Yuliani tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Pratama Komodo Labuan Bajo. Proses evakuasi tersebut melibatkan personel Satpolairud, Sat Pam Obvit, Bhabinkamtibmas, tenaga medis, serta perangkat desa yang bekerja sama memastikan pasien dapat tiba dengan selamat di rumah sakit.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *