Singa Tua FC Labuan Bajo Sumbang Belasan Juta, Laga Amal Reweng Diserbu Penonton

Ragam634 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Lapangan Paroki Reweng, Minggu sore 22 Maret 2026, berubah menjadi ruang kebersamaan yang hangat. Bukan sekadar pertandingan sepak bola, lokasi ini dipenuhi warga yang datang untuk menyaksikan laga amal sekaligus berpartisipasi dalam penggalangan dana pembangunan Gereja Paroki Reweng.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Sejak siang, ratusan warga sudah memadati area lapangan. Mereka duduk dan berdiri di berbagai sudut, menciptakan suasana ramai yang penuh antusias. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga bagian dari gerakan solidaritas bersama.

Singa Tua FC, tim asal Labuan Bajo, menjadi pusat perhatian. Tim ini dikenal unik karena diisi oleh berbagai kalangan, mulai dari aparat, pejabat, hingga pelaku usaha yang bersatu dalam satu tim.

Momen paling menyentuh terjadi sebelum pertandingan dimulai, ketika kapten tim, Siprianus Angelo, menyerahkan donasi sebesar Rp12,5 juta kepada panitia. Aksi ini langsung disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat yang hadir.

Anggota DPRD Manggarai Barat Sipri Anjelo kemudian berdiri di tengah lapangan, menyampaikan pesan yang mencerminkan identitas timnya. Ia menekankan bahwa Singa Tua FC bukan hanya tentang sepak bola, melainkan tentang kebersamaan yang lahir dari keberagaman profesi dan latar belakang.

“Kami ini kumpulan orang dengan pekerjaan yang berbeda-beda. Tapi hari ini kami hadir dengan tujuan yang sama,” ujarnya, dilansir Info Labuan Bajo, Senin (23/3/2026).


BACA JUGA :


Pertandingan persahabatan pun berlangsung seru. Singa Tua FC berhasil meraih kemenangan 2-1, dengan salah satu gol dicetak oleh Sipri melalui tendangan dari luar kotak penalti yang disambut sorak penonton.

Namun, nilai utama kegiatan ini tidak hanya pada pertandingan. Di sisi lapangan, panitia mengedarkan peti kolekte dan warga secara sukarela menyumbangkan uang mereka. Hingga akhir kegiatan, terkumpul tambahan Rp1,45 juta.

Paul, salah satu warga yang hadir, mengaku terkesan bukan hanya oleh permainan, tetapi juga oleh kehadiran tim tamu.

“Ada hiburan, tapi juga ada kepedulian. Ini yang jarang kita lihat,” katanya.

Koordinator Singa Tua FC, Ronald Jantur, menilai kehadiran warga sebagai bagian penting dari kegiatan ini, bukan sekadar penonton.

“Yang datang hari ini bukan hanya menonton. Mereka ikut memberi, sekecil apa pun,” ujarnya.

Turnamen ini memang digelar sebagai ajang amal. Singa Tua FC sendiri tidak berfokus pada kompetisi, melainkan hadir untuk mendukung kegiatan sosial yang berlangsung.

“Kami tidak mengejar juara. Kami datang untuk mendukung,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sepak bola masih memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat. Dari lapangan sederhana di Reweng, semangat kebersamaan dan kepedulian kembali tumbuh nyata.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *