Penyaluran TKD Mabar Tembus Rp436 Miliar, Dana Desa Tertinggi

Uncategorized43 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) di Kabupaten Manggarai Barat hingga 2 Juli 2026 mencapai Rp436,49 miliar atau sekitar 57 persen dari total pagu Rp769,26 miliar, dengan penyaluran Dana Desa menjadi yang tertinggi dibandingkan komponen lainnya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Nusa Tenggara Timur, Adi Setiawan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 30 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kinerja penyaluran TKD di Manggarai Barat menunjukkan peningkatan yang nyata. Sampai tanggal 2 Juli sudah terealisasi Rp436,49 miliar atau tumbuh 30 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” ujar Adi Setiawan mengutip Labuanbajoterkini, Selasa, (14/7).

Menurut Adi, Dana Desa menjadi komponen dengan realisasi penyaluran terbaik setelah mencapai Rp51,59 miliar atau 92 persen dari pagu yang tersedia, sekaligus mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 87 persen.

Sementara itu, penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik berjalan sesuai target karena organisasi perangkat daerah serta penerima manfaat telah memenuhi persyaratan administrasi pencairan.


BACA JUGA :


Meski demikian, penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) mengalami penurunan sehingga diperlukan koordinasi lebih intensif antara pemerintah daerah dan perangkat daerah terkait penyelesaian laporan penggunaan anggaran.

“Perlu koordinasi lebih intensif dengan OPD pengelola, terkait penyelesaian laporan penggunaan dana tahun lalu maupun rencana tahun berjalan,” tegasnya.

Adi juga menyoroti belum adanya realisasi DAK Fisik hingga Juni 2026 dan meminta pemerintah daerah mempercepat proses pengadaan barang dan jasa agar manfaat anggaran dapat segera dirasakan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, DJPb NTT mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Manggarai Barat telah mencapai Rp94,07 miliar kepada 1.846 debitur, sedangkan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) terealisasi Rp12,64 miliar untuk 2.197 debitur.


“Kanwil DJPb NTT bersama KPPN Ruteng terus mendampingi dan memantau agar penyaluran DAK Fisik berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata,” tambahnya.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Manggarai Barat Laurensius Nabu menyatakan pemerintah daerah akan mempercepat realisasi TKD melalui sinergi bersama seluruh OPD, termasuk segera mengusulkan pencairan DAK Fisik ke KPPN Ruteng setelah proses peninjauan sanitasi oleh APIP selesai dan memenuhi persyaratan.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *