Event Pariwisata Nasional Dongkrak Ekonomi hingga Ratusan Miliar

Event, Pariwisata55 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, JAKARTA – Penyelenggaraan berbagai event sepanjang semester pertama 2026 semakin memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing destinasi.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg


Kementerian Pariwisata mencatat hingga Juni 2026, program Karisma Event Nusantara (KEN) telah menyelenggarakan 39 event dan sebanyak 28 di antaranya telah dievaluasi dampak ekonomi dan sosialnya.

Bali tetap menjadi pusat penyelenggaraan berbagai agenda internasional sepanjang 2026, mulai dari festival budaya, ajang olahraga, pameran bisnis, hingga pertemuan internasional yang mendorong okupansi hotel, restoran, dan sektor ekonomi kreatif.

Rangkaian kegiatan tersebut berhasil menarik 2,46 juta pengunjung, melibatkan lebih dari 7.200 UMKM, menyerap 61 ribu tenaga kerja, serta menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp196,67 miliar.

Selain KEN, Kementerian Pariwisata memberikan dukungan terhadap 45 event nasional dan 94 event internasional sepanjang 2026 sebagai strategi memperkuat daya tarik destinasi Indonesia.

Selama Januari hingga Juni 2026, sebanyak 17 event internasional dan delapan event nasional mencatat lebih dari 614.731 pengunjung, melibatkan 1.326 UMKM, serta menghadirkan perputaran ekonomi sekitar Rp661,15 miliar.


BACA JUGA :


Kontribusi sektor Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) juga terus meningkat. Dua agenda MICE yang telah dievaluasi menghasilkan potensi transaksi Rp485,5 miliar dan devisa sekitar Rp347,6 miliar.

“Kami meyakini hingga akhir 2026 penyelenggaraan event akan terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Dampaknya juga akan semakin besar melalui efek berganda yang tercipta. Jadwal agenda hingga akhir 2026 dapat diakses melalui platform Visit Indonesia di www.indonesia.travel,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana yang dilansir kemenpar.go.id, Rabu (15/7).

Labuan Bajo juga semakin aktif menggelar event berskala nasional dan internasional, termasuk Festival Golo Koe 2026, berbagai kejuaraan olahraga bahari, serta kegiatan promosi pariwisata yang memperkuat citra destinasi wisata premium sekaligus membuka peluang investasi di sektor perhotelan, marina, dan ekonomi kreatif.


Kolaborasi antar pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri pariwisata di berbagai destinasi unggulan nasional.

“Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis mampu membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, berdaya saing global, serta mampu mendistribusikan manfaat ekonomi secara merata hingga ke masyarakat di tingkat desa,” ujar Menpar Widiyanti.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *