Bupati Manggarai Barat Minta Masyarakat Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Ragam83 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengeluarkan peringatan resmi menyusul kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Peringatan ini ditujukan kepada jajaran pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan, desa, serta seluruh masyarakat Manggarai Barat. Imbauan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor BPBD.360/30/I/2026 yang diterbitkan pada Kamis (15/01/2026).

Dalam surat tersebut, Bupati meminta para camat untuk mengkoordinasikan lurah dan kepala desa agar melakukan pemantauan intensif di wilayah yang rawan banjir dan longsor. Selain itu, patroli serta penjangkauan di titik-titik berisiko diminta untuk ditingkatkan.

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Para camat diminta menyiapkan skema evakuasi cepat, terutama bagi kelompok masyarakat rentan, serta melaporkan perkembangan situasi secara berjenjang.


BACA JUGA :

– Peringatan Cuaca Laut, Pelayaran Wisata Labuan Bajo Dihentikan Sementara
– KSOP Hentikan Sementara Pelayaran Wisata di Labuan Bajo Akibat Ancaman Cuaca Buruk
– Fenomena “Whirpool” di Perairan TN Komodo, BMKG Beri Penjelasan
– 3 Destinasi Wisata di Labuan Bajo hingga 15 Januari Akibat Cuaca Buruk
– Pelabuhan Marina Labuan Bajo Terpantau Sepi Aktivitas Sore ini


“Kedua, para camat agar menyiapkan langkah evakuasi cepat, khususnya bagi warga rentan, serta melaporkan perkembangan situasi secara berjenjang,” kata bupati dilansir Pos-Kupang.com, Jumat (16/1/2026).

Selain itu, lurah dan kepala desa diminta untuk menyampaikan informasi kewaspadaan cuaca ekstrem kepada warga, sekaligus menggerakkan kegiatan pembersihan saluran air dan lingkungan sekitar permukiman.

Bupati juga mengingatkan agar masyarakat menjauhkan kendaraan dan barang berharga dari bantaran sungai serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, petir, dan gelombang laut tinggi.

“Keempat, para lurah dan kepala desa agar mengimbau warga menjauhkan kendaraan dan barang dari tepi sungai. Berikut masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, petir, dan gelombang laut tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, masyarakat pesisir diminta untuk menghentikan atau membatasi aktivitas di laut selama peringatan gelombang tinggi masih diberlakukan oleh pihak berwenang.

“Kepada masyarakat agar menghindari aktivitas berisiko di bantaran sungai dan lereng perbukitan serta segera melapor ke aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat,” kata politisi NasDem tersebut.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *