Alo Oba Bantah Klaim Mediasi Tanah, Sebut Informasi Karlos Tidak Benar

Ragam26 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Aloysius Oba, yang akrab disapa Alo Oba, menegaskan bahwa informasi yang beredar melalui akun Facebook Karlos Mantero alias Aleks mengenai sengketa tanah di Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT, adalah dugaan palsu.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Selain itu, wartawan Nardi Jaya dari suaraburuh.com mengaku diteror oleh Aleks, yang diduga anak buah Marsel Agot, dan Aleks mengaku memperoleh nomor kontak wartawan tersebut darinya.

Dalam akun Facebook Karlos, disebutkan bahwa Marsel hanya mengirim karyawan untuk menanam pilar dan membersihkan batas tanah, serta bertemu keluarga Alo Oba tanpa masalah. Akun itu juga menyatakan bahwa Alo Oba tidak ingin mengganggu tanah Marsel dan telah menyampaikan permohonan maaf melalui utusan.

Namun, Alo Oba membantah seluruh isi cuitan tersebut saat ditemui wartawan di Labuan Bajo, Kamis (29/01). Menurutnya, Selasa (27/01) sekitar pukul 20.00 Wita, Aleks datang sebagai utusan Marsel untuk menawarkan penyelesaian secara kekeluargaan, tetapi ia menolak.


BACA JUGA :

– Investasi di 15 Sektor Mabar Tembus Rp 1,8 Triliun Sepanjang 2025
– Perumda Bidadari Sediakan Media Billboard di Lokasi Strategis Labuan Bajo
– Bandara Komodo Siapkan Alat Pemindai Suhu Cegah Super Flu dan Virus Nipah
– Labuan Bajo Perpanjang Larangan Kapal Wisata Sampai 1 Februari
– Persidangan Bukit Keranga Tanpa Kehadiran BPN, Penggugat Siap Aksi Besar


“Saya tidak pernah mengeluarkan kata maaf kepada Marsel Agot. Justeru dia yang harus minta maaf kepada saya karena ada dugaan penggelapan tanah dengan cara mengurus dokumen dan memasang pilar di atas tanah saya,” ujar Alo Oba, dilansir Labuanbajoterkini, Kamis 29 Januari 2025.

Alo menambahkan bahwa proses administrasi tanah yang diajukan Marsel dihentikan BPN Manggarai Barat setelah ia mengajukan sanggahan. Sebelumnya, Marsel beberapa kali meminta tanah tersebut, namun sikapnya yang mencurigakan membuat Alo Oba menolak menyerahkan tanahnya.

Wartawan Diteror, Aleks Mengaku Dapat Nomor dari Marsel
Nardi Jaya mengaku menerima pesan ancaman dari Aleks pada Rabu (28/01), setelah ia menanyakan kepada Marsel soal pengerahan massa ke tanah Alo Oba. Pesan itu menuduh wartawan menuduh Marsel membawa preman, dan menyebarkan informasi yang sama dengan cuitan Karlos.

Saat ditanya asal nomor teleponnya, Aleks mengaku mendapatkannya dari Marsel. “Aleks juga mengaku bahwa yang berada di lokasi adalah anak buah Marsel, bukan preman seperti yang dilaporkan,” jelas Nardi.

Nardi berencana melaporkan intimidasi tersebut ke kepolisian, karena jurnalis dilindungi undang-undang Pers.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *