BKH: Jangan Tutupi Masalah MBG, Presiden Butuh Informasi Akurat

Ragam24 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman (BKH), menilai Presiden Prabowo Subianto memerlukan dukungan media dalam memantau sekaligus menyebarluaskan pelaksanaan program prioritas pemerintah pusat di daerah.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Salah satu program yang disorot adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya memiliki dampak besar bagi masyarakat.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam kegiatan Empat Pilar Kebangsaan yang dihadiri para jurnalis dan warga di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (14/2) malam.

“Beliau sangat terbuka dan ingin mengetahui informasi yang berkembang di masyarakat,” ucap Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, dilansir Labuan Bajo terkini, Minggu (16/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, BKH juga menyoroti sikap sejumlah Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koordinator Badan Gizi Nasional di daerah yang dinilai kurang transparan terhadap media, terutama saat muncul persoalan dalam pelaksanaan MBG. Ia menyayangkan alasan penutupan informasi yang kerap dikaitkan dengan instruksi atasan.


BACA JUGA :
– Kantor Desa Batu Cermin Senilai Rp1,1 Miliar dari Dana Pribadi Resmi Beroperasi
– Laundry 3 Jam Selesai? Excellent Laundry Membuktikannya!
– Turis Asal Kanada Ditemukan Meninggal di Hotel Labuan Bajo, Ini Kronologinya
– April 2026, Kunjungan ke TN Komodo Dibatasi 1.000 Orang per Hari
– Pelni Labuan Bajo Beri Diskon 30 Persen Tiket Mudik Lebaran 2026


“Masalah jangan ditutupi. Presiden Prabowo berharap program ini sukses seperti di negara lain. Oleh karena itu, setiap kekurangan perlu diungkapkan agar dapat diperbaiki,” tegasnya.

Menurutnya, peran jurnalis sangat krusial dalam menyampaikan kondisi riil di lapangan secara objektif dan berbasis fakta. Ia mencontohkan bahwa setiap temuan terkait pelaksanaan program harus dilaporkan secara terbuka.

“Misalnya, soal MBG yang ditutupi. Jika ada 500 orang yang menerima makanan dan 100 di antaranya mengalami sakit perut, itu adalah fakta yang harus dilaporkan,” jelasnya.

Selain membahas program MBG, BKH sebelumnya juga mengingatkan pentingnya peran pers dalam menjaga ketertiban hukum serta merawat semangat pluralisme di Labuan Bajo. Ia menilai perkembangan pesat daerah tersebut turut membawa tantangan yang tidak ringan.

“Jurnalis harus menjaga integritas dan menghindari penyebaran informasi palsu atau berita yang dibuat oleh pihak tertentu,” tandasnya.

Ia menambahkan, ketika kebohongan dibiarkan dan dianggap sebagai kebenaran, hal tersebut berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk.

Dengan dinamika pembangunan dan keberagaman yang ada, menurutnya Labuan Bajo memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan yang produktif, namun juga menyimpan risiko destruktif apabila tidak dikelola dengan bijak.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *