Wisatawan Dikejutkan Kemunculan Buaya di Labuan Bajo, BTNK Beri Penjelasan

Pariwisata, Ragam76 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) memastikan kemunculan seekor buaya di perairan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, merupakan fenomena alami setelah satwa tersebut terlihat di sekitar Strawberry Rock dan Pulau Kalong hingga menarik perhatian wisatawan serta pelaku wisata.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg


Menurut BTNK, satwa yang terlihat di kawasan tersebut diduga merupakan buaya muara (Crocodylus porosus) yang secara alami hidup di wilayah NTT dan memiliki kemampuan berpindah antarpulau.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Hendrikus Rani Siga, menjelaskan keberadaan buaya muara di kawasan tersebut bukanlah hal yang sepenuhnya di luar kebiasaan karena spesies ini mampu bermigrasi dalam jarak yang cukup jauh.

“Buaya yang teramati diduga merupakan buaya muara (Crocodylus porosus), salah satu satwa liar yang secara alami terdapat di wilayah NTT,” ujar Hendrik, dikutip dari RakyatNTT.id, Jumat (17/7/2026).

Hendrikus yang akrab disapa Hengki mengatakan habitat utama buaya muara umumnya berada di kawasan pesisir, muara sungai, serta ekosistem hutan mangrove yang tersebar di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.


BACA JUGA :


Di Kabupaten Manggarai Barat, satwa tersebut diketahui pernah dijumpai di sekitar Sungai Nanga Nae, kawasan pesisir Gorontalo di belakang Hotel Jayakarta, hingga kawasan mangrove Desa Golo Sepang.

Sebagai predator puncak semi akuatik, buaya muara memiliki kemampuan berenang dalam jarak jauh sehingga dapat berpindah antarpulau mengikuti perubahan habitat, ketersediaan pakan, maupun perilaku alaminya.

“Spesies ini juga diketahui memiliki kemampuan melakukan migrasi lintas perairan, termasuk dari wilayah Australia menuju kawasan Nusa Tenggara,” jelas Hengki.

Video yang memperlihatkan kemunculan buaya di perairan Taman Nasional Komodo beredar pada Jumat (17/7/2026) dan menunjukkan satwa tersebut berenang saat sejumlah kapal wisata melintas di lokasi.


Peristiwa tersebut menjadi perhatian wisatawan yang sedang beraktivitas di kawasan wisata Labuan Bajo karena kemunculan buaya terjadi di salah satu destinasi yang kerap dikunjungi wisatawan.

Balai Taman Nasional Komodo bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) NTT akan terus memantau keberadaan satwa tersebut guna menjaga keselamatan pengunjung sekaligus memastikan kelestarian satwa liar tetap terjaga.

BTNK juga mengimbau masyarakat, operator wisata, dan wisatawan agar menghindari aktivitas berenang di sekitar lokasi kemunculan buaya serta segera melaporkan kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan satwa tersebut.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *