564.065 Pelanggan Kembali Dialiri Listrik Pascagempa 7,7 di NTT

Ragam657 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR –  Sebanyak 564.065 pelanggan listrik di wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini telah kembali mendapatkan pasokan listrik. Angka tersebut setara dengan sekitar 99,4 persen dari total pelanggan yang terdampak.


Capaian itu menjadi salah satu perkembangan dalam proses pemulihan infrastruktur dasar setelah gempa. Hingga Senin (17/8/2026), perbaikan jaringan listrik masih dilakukan oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur dan UP3 Flores Bagian Barat.

Dari 3.478 gardu distribusi yang sebelumnya terdampak, sebanyak 99,45 persen telah kembali menyala. Pemulihan juga telah menuntaskan seluruh trafo gardu induk (GI), yang kini mencapai 100 persen.

Sementara itu, sebanyak 98,3 persen tiang listrik yang terdampak telah kembali berfungsi. Pemulihan jaringan tersebut dilakukan untuk mengembalikan pelayanan listrik di wilayah yang mengalami gangguan akibat gempa.

Wilayah kerja UP3 Flores Bagian Timur mencakup Kabupaten Sikka dan daerah sekitarnya. Adapun UP3 Flores Bagian Barat menangani enam kabupaten di daratan Flores bagian barat, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, dan Ende.


BACA JUGA :


Perbaikan juga berlangsung pada jaringan telekomunikasi. Jaringan Telkomsel di sebagian besar wilayah terdampak telah mencapai tingkat pemulihan lebih dari 90 persen.

Beberapa daerah bahkan telah melewati angka tersebut, yakni Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Sikka, Ende, dan Manggarai. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar wilayah terdampak mulai kembali terhubung setelah gempa.

Namun, pemulihan belum merata di seluruh wilayah Flores. Kabupaten Manggarai Timur masih mencatat tingkat pemulihan jaringan komunikasi sebesar 76,3 persen.

Di daerah tersebut, sebanyak 14 site masih mengalami kendala dan berada dalam proses perbaikan. Penanganan jaringan terus dilakukan untuk meningkatkan kembali cakupan komunikasi di wilayah yang terdampak.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg


Pos Pendamping Nasional (Pospenas) menyebut pemulihan listrik dan komunikasi menjadi bagian penting dalam mengembalikan aktivitas masyarakat. Kedua layanan tersebut juga mendukung proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Di luar sektor kelistrikan dan telekomunikasi, perbaikan akses jalan juga terus berjalan. Infrastruktur jalan menjadi bagian dari pemulihan yang dilakukan secara bersamaan agar mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan dapat kembali normal.

Sementara itu, pos komando yang didukung Pospenas masih menjalankan pelayanan bagi masyarakat terdampak. Pemenuhan kebutuhan dasar warga dilakukan bersamaan dengan pemulihan berbagai infrastruktur sebagai bagian dari upaya mempercepat proses pemulihan pascagempa.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *