LPDB Dorong Koperasi Kredit Ambil Peran Lebih Besar 

Bisnis, Ragam65 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Gerakan koperasi kredit didorong mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional sekaligus mendukung keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Pesan itu disampaikan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Krisdianto, saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk Koperasi Kredit (INKOPDIT) Tahun Buku 2025 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Krisdianto menegaskan, koperasi kredit tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan aset maupun bisnis. Menurutnya, gerakan koperasi kredit juga harus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan pendidikan anggota, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai fondasi pembangunan koperasi yang berkelanjutan.

RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025 mengusung tema “Re-Ideologisasi, Transformasi, dan Resiliensi Gerakan Koperasi Kredit Indonesia Menuju 2070”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri atas pengurus, pengawas, manajemen, dan delegasi dari 34 Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain agenda rapat anggota tahunan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Open Forum, Seminar Nasional, Wisata Edukatif, Pameran Hasil Usaha Anggota, serta Festival Budaya.

 Berbagai agenda tersebut menjadi wadah memperkuat kolaborasi sekaligus mempererat hubungan antarinsan koperasi kredit dari seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT Linus Lusi, Ketua Pengurus INKOPDIT Wara Sabon Dominikus, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman, para penasihat INKOPDIT, serta jajaran pengurus dan pengawas organisasi.

Mewakili Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Krisdianto menyampaikan apresiasi kepada gerakan koperasi kredit yang selama puluhan tahun dinilai konsisten menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi kerakyatan. 

Menurutnya, koperasi kredit telah membuktikan kemampuannya membangun kemandirian anggota melalui sistem keuangan berbasis gotong royong yang sehat dan berkelanjutan.

“Bapak Menteri Koperasi sebenarnya sangat ingin hadir bersama seluruh insan koperasi kredit Indonesia. Beliau bahkan secara khusus menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan gerakan koperasi kredit yang selama ini telah menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi masyarakat,” ujar Krisdianto, dilansir rri.co.id, Jumat 26 Juni 2026.


BACA JUGA :


Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Koperasi memberikan apresiasi terhadap perkembangan koperasi di Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan sejumlah kunjungan kerja, NTT dinilai menjadi salah satu provinsi dengan perkembangan koperasi yang cukup maju dan mampu menunjukkan tata kelola kelembagaan yang baik.

“Beliau berkali-kali menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan koperasi di NTT. Ini menunjukkan bahwa gerakan koperasi yang dibangun dengan tata kelola yang baik dan semangat pemberdayaan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Krisdianto turut menyoroti sinergi yang telah terjalin antara LPDB Koperasi dengan gerakan koperasi kredit nasional. Selama hampir dua dekade, LPDB Koperasi telah menyalurkan pembiayaan kepada puluhan koperasi kredit di berbagai daerah guna memperkuat permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha koperasi.

Menurut Krisdianto, keberhasilan koperasi kredit tidak hanya diukur dari besarnya aset maupun pertumbuhan usaha. Lebih dari itu, koperasi harus mampu menjaga jati diri, nilai, dan prinsip-prinsip dasar koperasi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh anggotanya.

“Koperasi kredit harus terus menjadi rumah bagi masyarakat untuk bertumbuh bersama. Di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, koperasi harus mampu bertransformasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi kekuatannya selama ini,” tegas Krisdianto.

Ia juga mengajak seluruh gerakan koperasi kredit berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan koperasi nasional, termasuk memperkuat Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pengalaman panjang koperasi kredit dalam membangun pendidikan anggota, tata kelola kelembagaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan modal penting yang dapat dibagikan kepada koperasi-koperasi baru di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pengurus INKOPDIT, Wara Sabon Dominikus, mengingatkan seluruh gerakan koperasi kredit agar tetap menjaga ideologi dan jati diri koperasi di tengah perubahan zaman. Ia menilai re-ideologisasi, transformasi, dan penguatan resiliensi menjadi langkah penting agar koperasi kredit mampu bertahan hingga satu abad mendatang.


BACA JUGA :


“Gerakan koperasi kredit Indonesia harus kembali meneguhkan nilai dasar koperasi, memperkuat transformasi berbasis teknologi dan kebutuhan anggota, serta membangun daya tahan yang kuat menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” ujarnya.

Wara Sabon Dominikus menegaskan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari keluarga besar gerakan koperasi Indonesia sehingga seluruh elemen perkoperasian perlu memberikan dukungan terhadap keberhasilan program tersebut.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukanlah pesaing, melainkan bagian dari keluarga besar gerakan koperasi Indonesia. Kesuksesan KDKMP adalah kesuksesan koperasi Indonesia, dan sebaliknya. Karena itu, INKOPDIT mendukung penuh penguatan KDKMP, terutama melalui pendidikan perkoperasian, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta transfer pengalaman tata kelola yang telah dimiliki gerakan koperasi kredit selama puluhan tahun,” ujar Wara Sabon Dominikus.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Labuan Bajo sebagai tuan rumah penyelenggaraan RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025. Menurutnya, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan promosi daerah.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Manggarai Barat, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah serta memperkuat ekonomi lokal,” katanya.

RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025 menjadi momentum penting bagi gerakan koperasi kredit Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan tata kelola kelembagaan, sekaligus merumuskan strategi menghadapi tantangan ekonomi nasional maupun global.

Melalui forum tersebut, sinergi antara pemerintah, LPDB Koperasi, INKOPDIT, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat sehingga koperasi mampu terus menjalankan perannya sebagai sokoguru perekonomian nasional.

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *