Tiga Event NTT Masuk 125 KEN 2026, Festival Golo Koe Kembali Raih Top 10 Nasional

Religi535 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menetapkan tiga event unggulan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. 

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Ketiga event tersebut meliputi Festival Lamaholot di Kabupaten Lembata, Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari di Kabupaten Manggarai, serta Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara di Kabupaten Manggarai Barat.

Dari ketiga event tersebut, Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara kembali menorehkan prestasi dengan masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara 2026, melanjutkan pencapaian pada tahun sebelumnya.

Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng, Dr. Martin Chen, Pr., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan festival-festival tersebut hingga mampu bersaing di tingkat nasional. 

Ia menegaskan kekhasan Festival Golo Curu dan Golo Koe sebagai event religi yang tumbuh dari spiritualitas Katolik Flores yang inklusif dan dipadukan dengan kekayaan budaya Manggarai.

“Secara khusus Festival Golo Curu Ruteng menampilkan tradisi tua prosesi Maria Ratu Rosario di wilayah Flores yang mengekspresikan selebrasi kekuatan iman kolosal, sekaligus menggaungkan pesan inspiratif yang kolaboratif seiring berkembangnya pariwisata religi yang menuntun para peziarah menemukan kebahagiaan dan sukacita dalam perjumpaan dengan Sang Khalik, Pencipta, Penyelenggara dan Tujuan kehidupan yang sejati”.


BACA JUGA :

– Gua Batu Cermin Jadi Pilihan Wisata di Tengah Cuaca Buruk
– Larangan Berlayar Diabaikan, Kapal Wisata Tetap Beroperasi ke TN Komodo
– Cuaca Labuan Bajo Pagi Ini Diprediksi Cerah Berawan
– Labuan Bajo Hari Ini Cuaca Cerah, Aktivitas di Ruas Jalan Terpantau Ramai
– Kadiskes Mabar Tingkatkan Kesiapsiagaan Puskesmas Hadapi Cuaca Ekstrem


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan religi tersebut tidak hanya bernilai spiritual, tetapi turut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Selebrasi iman ini dipadukan dengan alam dan kearifan lokal dalam kultur kopi dan songke Manggarai, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy Marpaung, menilai capaian ini sebagai bukti kuatnya daya saing event-event pariwisata NTT yang berbasis budaya dan religi.

“Masuknya tiga event NTT dalam 125 KEN 2026, serta terpilihnya Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara kali kedua ke dalam Top 10 nasional, menunjukkan bahwa event-event di NTT memiliki daya saing tinggi, kualitas penyelenggaraan yang baik, serta nilai budaya yang kuat dan otentik sebagai daya tarik,” ujar Andhy.

Festival Lamaholot dikenal sebagai representasi tradisi dan ritual adat masyarakat Lembata, sedangkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari menampilkan perpaduan spiritualitas dan seni budaya Manggarai. Adapun Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara di Labuan Bajo terus berkembang sebagai event religi tahunan berskala nasional yang menarik wisatawan dari berbagai daerah.

BPOLBF menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan event berkualitas di Pulau Flores guna memperkuat pariwisata berkelanjutan dan ekonomi masyarakat.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku pariwisata, BPOLBF berharap event-event KEN ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat positioning Flores sebagai destinasi pariwisata budaya dan religi unggulan di Indonesia,” tambah Andhy.

Sumber: Pos-Kupang.com

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Mari bergabung di Group WA berita LABUAN BAJO TODAY setiap hari.
Nikmati berita terkini tentang Wisata dan Investasi di Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *