Keuskupan Labuan Bajo Gelar Prosesi Maria Assumpta Nusantara

Pariwisata, Religi76 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Keuskupan Labuan Bajo akan memulai Prosesi Maria Assumpta Nusantara dengan mengunjungi 26 paroki di wilayah keuskupan mulai 10 Juli hingga 5 Agustus 2026. Kegiatan yang menjadi rangkaian pembuka Festival Golo Koe 2026 ini digelar sebagai ziarah rohani umat Katolik sekaligus mempererat persaudaraan lintas paroki sebelum memasuki puncak festival pada pertengahan Agustus.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Rangkaian prosesi tersebut diumumkan panitia Festival Golo Koe usai peluncuran resmi festival pada awal Juni 2026. Selama hampir sebulan, Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara akan diarak secara bergiliran ke seluruh paroki di Keuskupan Labuan Bajo sebelum mengikuti agenda puncak Festival Golo Koe pada 10–15 Agustus 2026.

Ketua Seksi Prosesi Festival Golo Koe 2026, RD Yuvens Rugin, menjelaskan prosesi ini menjadi bentuk penghormatan kepada Bunda Maria sekaligus memperkuat semangat sinodal yang menyatukan umat dari berbagai paroki di wilayah keuskupan.

“Prosesi Maria Assumpta Nusantara lintas paroki ini dilaksanakan dalam suasana doa dan dengan nuansa budaya. Karena itu akan ada seremoni-seremoni penyambutan secara budaya. Untuk itu kami mengajak seluruh umat mengambil bagian dengan mengenakan busana daerah yang sesuai,” ujar Ketua Seksi Prosesi Festival Golo Koe 2026, RD Yuvens Rugin,dilansir rri.co.id, Selasa (30/6/2026).

Sebelum prosesi dimulai, panitia akan menggelar persiapan armada serta ibadat pelepasan di Rumah Keuskupan Labuan Bajo pada 8–9 Juli 2026. Selanjutnya, Misa Pembukaan akan dipimpin Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, di Paroki Lengkong Cepang, Kecamatan Lembor Selatan, pada 10 Juli 2026.


BACA JUGA :


Usai misa pembukaan, Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara akan melanjutkan perjalanan ke sejumlah paroki, dimulai dari wilayah selatan hingga mencapai kawasan utara Keuskupan Labuan Bajo. Seluruh rangkaian ziarah dijadwalkan berakhir di Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo pada 5 Agustus 2026. Festival Golo Koe tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2022.

Dalam dua edisi terakhir, festival bernuansa religi dan budaya tersebut berhasil masuk dalam jajaran 10 besar Kharisma Event Nusantara (KEN), sehingga semakin dikenal sebagai salah satu agenda unggulan nasional.

Mengusung tema “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan” dengan tagline “Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi”, Festival Golo Koe 2026 menghadirkan perpaduan kegiatan keagamaan, budaya, ekonomi kreatif, dan aksi pelestarian lingkungan dalam satu rangkaian perayaan.

Puncak Festival Golo Koe dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 di kawasan Waterfront City Marina dan Bukit Golo Koe. Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari pameran UMKM dan ekonomi kreatif, pentas seni budaya Nusantara, Kebangunan Rohani Katolik (KRK), aksi ekologis, Karnaval Budaya, Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara melalui jalur laut dan darat, hingga Misa Akbar Pesta Maria Assumpta pada 15 Agustus 2026.

Panitia mengajak masyarakat, baik umat lintas agama maupun wisatawan, untuk ikut meramaikan Festival Golo Koe 2026.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, festival diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga memperkuat persaudaraan, mengangkat budaya lokal, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di Labuan Bajo.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *