Kampung Pangka Suguhkan Atraksi Tari Caci, Songko Lokap Rumah Adat Jadi Momentum Mengangkat Pariwisata Budaya Manggarai Barat

Budaya, Event, Pariwisata84 Dilihat

LABUANBAJOTODAY.COM, MABAR – Masyarakat Kampung Pangka, Desa Golo Wedong, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, menggelar rangkaian Upacara Adat Songko Lokap Rumah Adat yang berlangsung selama enam hari, 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Salah satu agenda utama dalam rangkaian tersebut adalah Pentas Tari Caci, yang diharapkan menjadi momentum pelestarian budaya sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata budaya di Manggarai Barat.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah labaho1.jpeg

Pementasan Tari Caci dijadwalkan berlangsung di halaman rumah adat Kampung Pangka dan akan melibatkan para pemain caci dari masyarakat setempat dan tamu undang (Meka landang) dari Pawu satarmese . Atraksi budaya tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Songko Lokap, yakni upacara adat yang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus peneguhan kembali fungsi rumah adat sebagai pusat kehidupan sosial, budaya, dan musyawarah masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana, Agustinus Angkat, mengatakan penyelenggaraan Tari Caci merupakan bentuk komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Tari Caci bukan sekadar pertunjukan adat, tetapi merupakan identitas masyarakat Manggarai. Melalui pementasan ini kami ingin memperlihatkan bahwa budaya leluhur tetap hidup, dijaga, dan diwariskan kepada generasi muda. Kami berharap kegiatan ini mampu menarik wisatawan untuk datang menyaksikan secara langsung kekayaan budaya Kampung Pangka,” kata Agustinus.

Menurut dia, seluruh masyarakat Kampung Pangka terlibat secara aktif dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan melalui semangat gotong royong. Keterlibatan bersama tersebut mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat adat Manggarai.

Selain menyuguhkan atraksi Tari Caci, masyarakat juga akan melaksanakan berbagai prosesi adat yang diawalli dengan prosesi padong tenggeng (sering juga disebut podo tenggeng) adalah ritual persembahan kepincangan dan kekurangan dalam masyarakat adat Manggarai. Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian Upacara Penti (syukuran panen dan tahun baru adat) yang bertujuan untuk menolak bala dan menjauhkan masyarakat dari bencana kelaparan atau penyakit yang sarat makna sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan penghormatan kepada para leluhur. Prosesi tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi Songko Lokap yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.


BACA JUGA :


Agustinus menambahkan, penyelenggaraan kegiatan adat tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat lokal, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di wilayah Manggarai Barat.

“Labuan Bajo sudah dikenal dunia sebagai destinasi wisata unggulan. Kami berharap wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat mengenal kekayaan budaya Manggarai. Kampung Pangka memiliki tradisi yang masih terjaga, dan melalui Songko Lokap serta Tari Caci kami ingin memperkenalkan nilai-nilai budaya itu kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat serta wisatawan yang berada di Manggarai Barat untuk hadir menyaksikan rangkaian Upacara Adat Songko Lokap sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.

“Kami mengundang seluruh masyarakat, wisatawan nusantara, maupun wisatawan mancanegara untuk datang menyaksikan kemeriahan Songko Lokap dan Pentas Tari Caci di Kampung Pangka. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Manggarai sebagai warisan yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Melalui penyelenggaraan Songko Lokap Rumah Adat dan Pentas Tari Caci, masyarakat Kampung Pangka berharap tradisi leluhur tetap lestari di tengah perkembangan zaman, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal di Kabupaten Manggarai Barat.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor INBISNIS Group di Bali dan Labuan Bajo untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *